13.1.12

Happy Birthday Mommy

Dear Mommy,
Happy Birthday yang ke 5* -maafdisensorbelumdapetijindariyangbersangkutan-
Dasar anak durhaka , setelah buka - buka komputer dan handphone ternyata Cha nggak banyak simpen foto bareng sama Mommy.
Beruntung nemu satu foto barengan sama Mommy itupun fotonya sama Aggie -nggakberduaaja-, jadi ikutan eksis deh tuh si Aggie. Menyesalnya pas Mommy ultah kali ini Cha nggak bisa kasih apa - apa kecuali beribu - ribu do'a supaya Mommy selalu sehat wal'afiat , panjang umur, bahagia dan selalu diberi kesabaran yang banyak menghadapi tingkah laku dan perbuatan anak - anaknya yang bandel - bandel ini -terutamaChakaliye-.
Tapi insyaAllah, Cha dan Miku berusaha untuk bikin -hah?- kado spesial buat Mommy, cucuuuuu , Mommy pengen cucu kan ? Doain ya Mom, mudah - mudahan ChaMiku berhasil mewujudkan keinginan Mommy.
Love you Mom ...

How to Pleasure Yourself ?

Mungkin terdengar agak gimana gitu yah setelah membaca judul tulisan diatas ? Baca dulu deh baru nanti komennya. Sebetulnya begini ceritanya, beberapa lama aku berada di negara kutub yang naudzubillahi dinginnya ini -berkorban karena cinta banget sama Miku sampai dibelain seperti ini ya- , aku merasa aktifitas yang kukerjakan sangatlah monoton sekali. Bangun tidur, merapikan tempat tidur, bersih - bersih apartemen *2 hari sekali sih ini mah*, masak, mandi, makan *kadang cuma 2x dalam sehari*, internetan, tidur, that's all . Mungkin sebagian orang mengatakan 'enak banget hidup lu' , tapi sekali lagi aku akan jawab , 'enak awalnya, tapi aku yakin kalau kamu di posisiku, kamu akan bosan juga'. Jujur, aku pengen cepat dapat kerja dan gajian tiap bulan, intinya apa ? biar bisa belanja, sungkan kalau minta suami terus. Hehehe...
Jadi, how to pleasure myself dalam hal ini adalah membunuh kebosanan atas waktu - waktu yang terbuang percuma karena newbie di negara ini. Beruntungnya adalah Miku yang super duper cute itu memberikan welcome  present , sebetulnya sih christmast present, tapi kan aku nggak merayakan Natal. But well ... thanks to God and him lah ...  dan kadonya adalah Ipad , senang -datar- ! Hihihi . Kenapa hanya sebegitu senangnya ? Karena itu berarti komputer akan dikuasainya dan berarti gamesku yang ada di komputer nggak bisa aku mainkan lagi.
Setelah browsing sana sini , dapat deh tuh namanya suatu aplikasi SoundCloud, sebetulnya ini aplikasi social networking yang isinya adalah uploadan dari suara - suara dari para membernya. Coba mencoba mengupload rekaman suaraku sendiri hasil karaoke di SoundCloud terus didengerin sendiri pula -masihbelumberanisharing- ternyata yaaah not to bad. Palingan orang yang dengerin bakal lempar tomat ke aku. Jadilah aku sekarang penyanyi amatir di negeri SoundCloud itu. Mengasah sedikit suara yang dulunya sebetulnya sudah bagus dan cocok jadi sinden, hahaha ... Kadang - kadang pula, aku -ngajakinMiku- sign in di Karaoke Party untuk karaokean secara gratis disana, ada pula sih yang bayar, tapi kami pastinya memilih yang gratis - gratis saja. Kalau ada yang gratis kenapa harus bayar ? betul tidak ? Hehehe....
Dua konten diatas sangatlah berbeda karena , SoundCloud bisa didownload di gadget (handphone,  smartphone ataupun tablet) sedangkan KaraokeParty hanya bisa di PC. Tapi suara kamu bisa direkam di keduanya. Di SoundCloud tidak ada lagu - lagu yang bisa digunakan untuk karaokean, hanya untuk merekam, karena tidak hanya digunakan untuk bernyanyi, tapi broadcast berita dan semacamnya. Jadi jika ingin merekam suaramu (bernyanyi), persiapkan background song yang mengiringi suaramu. Sedangkan di KaraokeParty sudah ada beberapa lagu yang bisa kamu pilih untuk mengiringi kamu bernyanyi dengan atau tanpa vocal asli dari penyanyinya. Hasil rekaman di SoundCloud bisa kamu bagikan di Facebook, Twitter ataupun Tumblr, sedangkan KaraokeParty hasil rekaman tidak bisa disebarluaskan melainkan hanya dipublish di halaman depan mereka dan mendapat -like- dari para member KaraokeParty juga. Di KaraokeParty bisa kompetisi antar member di battle karaoke , asyik looh, jadi silahkan dipilih kira - kira berminat yang mana ?

8.1.12

Sahabatku #2

Melanjutkan postingan tentang SAHABATKU beberapa bulan lalu, aku harap kalian masih ingat cerita itu, atau kalau nggak , silahkan klik aja SAHABATKU , mungkin kalian akan merasa sangat prihatin jika sudah mendengar cerita yang aku tulis disana. Tapi baca lagi tulisanku kali ini, kemudian aku ingin dengar apa opini kalian setelah itu. Begini ceritanya, setelah beberapa saat aku dan Galih chatting via BBM atau sekedar komen - komenan di FB, nostalgiaan suka - suka , dia lantas minta tolong ke aku agar membantu sedikit keuangan dia untuk membayar hutang pada orang - orang yang invest banyak untuk bisnisnya itu. Yang aku tahu -dari dia,tentunya- adalah bahwa uang sebanyak itu adalah uang investasi beberapa orang yang dipercayakan kepada Galih untuk dikelola dalam sebuah bisnis properti di Malang. Saat itu aku benar - benar tidak punya uang, karena untuk aku sendiri begitu banyak pengeluaran yang harus diperhitungkan, bentrok dengan jadwal pernikahan di Sweden dan kepulanganku ke Indonesia dalam waktu dekat itu. Tapi karena Galih adalah sahabatku dari kecil dan aku benar - benar prihatin atas keadaannya itu maka aku sangat berusaha agar bisa membantunya. Aku hubungi beberapa teman yang menurutku keuangannya bisa dikatakan lebih dan bisa membantu sedikit keluhan Galih. Dalam hal ini, Galih menjanjikan untuk join di bisnis laundrynya yang sedang berjalan dan mempunyai prospek bagus. Dengan join 20juta rupiah per tahun , investor mendapatkan 5juta rupiah per bulan dan akan langsung masuk ke dalam rekening tabungan investor setiap akhir bulan setelah tutup buku. Dan Galih juga berjanji akan selalu melaporkan perkembangan bisnis laundrynya itu per bulannya kepada investor.
Berdasarkan keseriusan yang tampak terlihat dari pembicaraan itu aku langsung forward semua hasil chatting kami itu kepada salah seorang temanku, Pak Ali *bukannamasebenarnya*. Sebenarnya Pak Ali kurang begitu berminat dengan bisnis - bisnis kecil seperti ini. Tapi karena memandang aku sebagai teman yang sudah dianggapnya seperti saudara dan aku juga meceritakan sedikit tentang yang dialami Galih, maka dianya ikut trenyuh juga. Lantas aku meminta Pak Ali agar memastikan bahwa bisnis itu bukanlah bisnis abu - abu sebelum dia menandatangani kontrak perjanjian dan menginvestkan uangnya untuk bisnis tersebut. Pak Alipun menyanggupi bertemu dengan Galih dan menyempatkan diri pula mendatangi tempat bisnis laundry itu. Tanda tangan kontrak terjadi , Galih memberi kabar ke aku dan mengatakan kalau beberapa hari lagi Pak Ali akan mentransfer uang investasi itu. Setelah beberapa hari, Pak Ali yang memberi kabar bahwa dia telah mentransfer uang tersebut, dan memang iya kata Galih uang itu telah dia terima. Great ! Akhirnya aku bisa membantu sedikit keuangan temanku. 
Sehari dua hari aku dan Galih masih chatting dan berharap semoga bisnisnya ini berjalan lancar, karena aku tegaskan ke Galih bahwa jika bisnis ini lancar dan menguntungkan Pak Ali tidak akan sayang untuk menginvestasikan beberapa uang lagi untuk bisnis yang lain. Kemudian beberapa minggu setelah itu, aku coba menghubungi Galih, via BBM, SMS dan meneleponnya, tapi tak ada respon. Jantungku deg-degan, hatiku ketar - ketir, apa benar yang kukhawatirkan akan bakal terjadi ?  Hampir saatnya payment profit  pertama setelah perjanjian itu ditandatangi dan ternyata tak ada kabar berita. Damn ! Aku benar - benar dibodohi Galih, aku tahu hal tersebut setelah aku telepon ke rumahnya dan ibunya bilang kalau ada sesuatu tentang Galih yang pinjam uang , tolong jangan dikasih. Sudah banyak orang tertipu karena ternyata uangnya tidak ketahuan kemana larinya. OMG ! Rasanya sudah seperti dihantam godam. Aku berupaya bagaimana caranya agar Pak Ali sedikit bersabar setelah dia juga mencoba hubungi Galih tapi tetap tak ada juga kabar beritanya. Aku kecewa, marah dan sakit hati, segitu teganya sahabatku sendiri menipuku sebegitu rupa. Aku juga malu pada Pak Ali yang sudah percaya aku dan mengenalkan Galih padanya tapi mengakibatkan dia rugi sebegitu banyak , uang 20 juta bukanlah uang yang sedikit bagi beberapa orang, terutama buatku. Hingga tulisan ini aku buat (semenjak sekitar bulan July 2011), masih belum ada kabar berita dari Galih tentang kapan uang Pak Ali akan dikembalikan jika memang tidak ada kepastian seperti yang ada dalam perjanjian tersebut. Di FB, Twitter aku ungkapkan kekesalanku dengan updating status yang memperlihatkan betapa aku kecewa dan merasa tertipu. Yang lebih membuat aku kecewa, salah seorang anggota keluarganya mengatakan bahwa semoga aku tidak membuat fitnah dengan mengatakan bahwa aku telah ditipu Galih. Well, i dont know what i've done. Aku sudah mencoba berbuat baik dan semampu aku membantu Galih. tapi beginilah balasannya. Bahkan orang baik seperti Pak Alipun kena getahnya. Tak ada kabar berita dan menghilang, menghindari semua telepon dan SMS dariku. Paling tidak jika memang dia serius untuk menjalankan bisnisnya, dia seharusnya memberikan informasi sedikit, Bangkrut kek atau bagaimanalah. Bukannya seperti ini. Aku benar - benar kapok dan merasa sangat bodooooh. Semoga dari kalian tidak ada yang mengalami kejadian seperti yang aku alami ini. Sangat sakit rasanya hati ini. Aku sendiri nggak pernah tahu apakah aku bisa memaafkan Galih di kemudian hari ?  Sahabat yang sedari kecil, tinggal di belakang rumahku, kemana - mana selalu berdua. Ternyata aku tidak sepenuhnya mengenal siapa sahabatku itu. Betapa bodohnya aku !

5.1.12

Resolusi (tahun baru) jadi tradisi

Hello everybody in around the world !
Pasti bosen yah dengar kebanyakan orang mengatakan 'resolusiku tahun ini'. Eeh , tapi apa sih sebenarnya arti dari resolusi itu sendiri ? Resolusi itu bukannya tentang banyaknya detail gambar yang tersimpan ya ? ee bukan , itu sih resolusi gambar , hehehe...
Jadi resolusi yang kita bicarakan sekarang ini adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu -- yg akan diajukan kpd pemerintah. Dari defini diatas berarti resolusi diajukan ke pemerintah ? heemm ... bukan bukan ... Bukan begitu maksudnya, yang ini lebih fleksible , that's why aku suka bahasa Indonesia , dalam satu kata bisa mengartikan ke beberapa pandangan , tergantung pribadi orangnya sih ya , mau yang formal , medium atau santai. Kalau resolusi yang satu ini lebih baik kita artikan dengan kalimat santai saja kali ya , jadi begini , resolusi yang kebanyakan orang sampaikan saat menjelang pergantian tahun -menilik beberapa teman yang heboh mengupdate status di FB atau Twitter- adalah sebuah permintaan atau permohonan , simpelnya sih make a wish. Heeem , dari tadi begitu saja kok repot. Ok, sekarang apa wishlistku untuk tahun - tahun mendatang ? We'll see ,
  1. Semua keluarga diberi kesehatan dan kebahagiaan , amien ,
  2. Segera dikasih kepercayaan ama Allah untuk mendapatkan momongan , amien ,
  3. Sekolah svenskanya lancar biar cepat bisa cari kerja , amien ,
  4. Tinggal di apartemen yang agak gedean , amien ,
  5. Beli rumah buat orang tua di Indonesia ,amien .
Masih banyak sebetulnya yang mau ditulis (ini sih bukan make a wish) , tapi main wishlist itu aja dulu yang dipublish deh , sungkan euy ama yang lain kalau kebanyakan. Tapi sejujurnya , menurutku wishlist di pergantian tahun cuma suka-suka aja sih ya, yang seharusnya dilakukan adalah tetap berusaha bagaimana caranya wishlist tersebut tercapai dengan segera atau setidaknya di tahun ini. Maka dari itu lebih baik menyelesaikan satu persatu permohonan kita , mewujudkannya supaya berhasil, kemudian membuat permohonan baru lagi. Supaya tidak sakit hati dan bingung saat berusaha mewujudkannya.
Dan yang paling penting adalah menikmati setiap usahamu untuk mewujudkan keinginan - keinginan yang telah kita buat. Itu merupakan suatu bentuk apresiasi menghargai diri sendiri atas hasil kerja keras kita, karena kalau bukan berawal dari diri kita sendiri lantas siapa lagi ? Keep fighting guys , hidup makin keras dan makin banyak tantangan juga saingan, jangan pernah menyerah karena sebenarnya juga tantangan terbesar adalah diri sendiri dan kepercayaan diri. Semoga menginspirasi semuanya .... SELAMAT pada TAHUN 2011 karena kita berhasil melaluinya dan SELAMAT berjuang di TAHUN 2012 ...

1.1.12

1st Year in Sweden

Happy New Year 2012 ! Gott Nytt År ! Selamat Tahun Baru !
Actually, aku tidak pernah merayakan, merasakan kemeriahan yang sebenarnya di malam pergantian tahun seperti yang kebanyakan orang lakukan. Aku lebih memilih diam di rumah, menghindari keramaian kota, macet dimana - mana, kembang api, dll. Tapi semalam adalah New Year Eve untukku di Sweden, the first time, jadi aku merengek - rengek agar Miku mau membawaku pergi ke kota dan melihat pesta kembang api di kota Stockholm. Setelah Miku menyiapkan makan malam spesial ala Swedish yaitu Bif och Potatisgrattang akhirnya sekitar jam 11 malam kami berangkat ke Slussen, dimana biasanya warga Stockholm berkumpul. Malam itu T-Bana penuh sesak belum lagi jadwal keberangkatan subway dikurangi, yang biasanya 3 menit sekali, sekarang menjadi 15 menit sekali. Penuh deh ....
Selain penuh juga banyak orang yang mabuk dan menikmati malam itu. Finally, 00.00 kembang api besar berdentum berkali - kali pertanda tahun sudah berganti. Banyak permohonan yang kami panjatkan malam itu. Yang terutama adalah kebahagiaan dan selalu diberi kesehatan untuk menjalani kehidupan selanjutnya. Amien....
Kami kemudian memutuskan segera pulang, karena memang tidak ada lagi yang perlu ditunggu, tak ada acara spesial lagi di Slussen. Acara musik dan lain - lain sudah diadakan beberapa jam sebelum jam berganti dan sayangnya sebelum kami datang ke tempat itu. Kami mengambil jalan lain untuk menuju T-Centralen untuk naik subway ke rumah, kami melewati Old Town menuju Åhlens dimana terminal T-Centralen. Sesaat setelah kami memasuki subway ada 2 perempuan dan pacar salah seorang antara 2 perempuan itu yang terindikasi sedang mabuk dan tiba - tiba mengamuk dan mendorong teman perempuan lainnya. Sang pacar seketika meredam emosi laki - laki tersebut kemudian lelaki itu duduk dan kembali marah tidak jelas, lantas menarik jaket Miku yang sedari tadi diam saja dan hanya mengobrol denganku. Sontak aku kaget karena suamiku diperlakukan orang asing seperti itu. Ingin rasanya aku menghantam muka orang itu, untung saja pacarnya kembali mencoba neredam amarah lelaki itu. Sangat tidak terkontrol dan membuat jantung deg - degan. Well, setidaknya new year eve kami tidak hanya fireworks yang meledak - ledak tapi juga orang mabuk yang kurang mengontrol diri. Terlepas dari masalah dengan lelaki itu, ada lagi yang berulah menarik rem darurat subway dan mengakibatkan terlambatnya jadwal subway yang kami tumpangi untuk tiba di rumah. Seluruh kereta yang ada di sepanjang track tersebut diminta untuk berhenti melakukan evacuate agar bisa segera dilakukan. Karena kata Miku, pada saat seseorang menarik rem darurat maka mengakibatkan sesuatu malfunction pada kereta agar tidak bergerak dan membutuhkan reset. Pada saat reset ulang, kereta dikosongkan, seluruh penumpang dipastikan agar turun dar kereta. Dan masinis berjalan dari depan menelusuri seluruh lorong kereta just for make sure . Lantas menjalankan kereta kosongnya menuju next station, sementara kami menunggu kereta selanjutnya untuk membawa kami ke tujuan kami. Lumayan sangat menegangkan ya pengalaman malam tahun baru kami. Hehehehe, bukannya tidak menyenangkan tapi bikin dag dig dug juga sih. So, saranku kalau mau merayakan tahun baru di keramaian lebih baik persiapkan diri, karena malam itu dingin sekali (-3 derajat C), aku memakai beberapa lapis pakaian, membawa bekal minum dan camilan karena udara disini sangat kering dan membuat cepat dehidrasi, dan yang lebih bagus lagi jangan bicara dengan orang yang tidak kamu kenal apalagi orang tersebut dalam keadaan mabuk, kalau bisa hindari kerumunan orang - orang yang terlihat kurang kontrol saat mabuk. Yang lebih penting lagi, kita harus bisa mengendalikan diri saat kita sendiri yang mabuk, jangan mengacau dan membahayakan orang lain, karena itu kalau mau minum minuman beralkohol yang secukupnya saja. Karena kan sebetulnya lebih baik menyambut tahun baru tanpa alkohol dan menjadi seseorang yang lebih baik, ya toooh ?
Tambah tahun kita tambah dewasa dan harusnya mengerti apa yang terbaik untuk kita kan, so good luck everyone !!!!

31.12.11

Kenali calon suamimu

Beberapa hari yang lalu, Miku membaca sebuat artikel di swedish local newspaper tentang wanita Thailand yang diperlakukan kurang menyenangkan oleh "suaminya". Wanita tersebut diperistri Swedish selama kurang 2 tahun, namun saat akan memperpanjang surat ijin tinggal atau lebih tepatnya mengubah surat ijin tinggal menjadi permanen, pihak imigrasi menolak permintaan tersebut. Usut punya usut, ternyata sang suami sendiri yang menghendaki agar istri dideportasi dan kembali ke negaranya, Thailand. Dengan alasan sudah tidak cinta lagi kepada istrinya. Sangat tragis ! Tapi itulah kenyataan, sang istri tak dapat berbuat apa-apa selain pulang dan berubah status menjadi janda. Yang lebih tragis lagi, setelah ditelurusi dari berbagai cerita, ternyata Swedish guy tersebut sudah melakukan hal ini selama kurang lebih 15 tahun dengan 7 wanita berbeda. Dia pergi ke Thailand untuk rekreasi, kemudian pulang membawa wanita dan memperistrinya di Sweden dan sebelum si istri mendapatkan ijin tinggal permanen di Sweden, sang suami menceraikan dan menolak persetujuan aplikasi di imigrasi untuk istrinya tersebut. Sangat membuat geram bagi para wanita, bahkan Miku yang asli Swedish betul-betul sedih dan prihatin juga kesal atas perlakuan laki- laki itu. Belum lagi saat Miku bilang, Swedish guy itu memperlakukan istrinya dengan sangat tidak baik, seperti layaknya budak, melayaninya sebagai istri dan melakukan semua pekerjaan rumah seperti pembantu tanpa ada waktu untuk keluar rumah (jalan-jalan).
Maka dari itu para wanita, sangat aku sarankan agar kenali calon suamimu dengan sebaik-baiknya, luar dalam. Well, i'm sure that's not too easy. But at least dont close your eyes with everything that will happen to yourself.
Dan sebagai pelaku kawin campur a.k.a menikah dengan warga negara lain, aku sarankan agar tetap menjalin hubungan dengan beberapa teman dari negara asal yang sama-sama di perantauan, sedianya jika terjadi apa-apa, kita bisa salinng membantu. Dan jangan lupa melaporkan diri ke kedutaan negara asal di negara kita saat ini berada untuk menunjukkan keeksisan kita. Hehehe.... sebetulnya sama, agar jika terjadi sesuatu dengan kita, lebih mudah pengurusannya. Tetap buka mata, buka telinga untuk segala informasi, agar tidak menjadi burung dalam sangkar. Jangan karena di negara orang lantas kita menganggap diri kita bodoh dan lemah sehingga orang lain bisa meremehkan kita dan menginjak harga diri kita. Tunjukkan pada dnia bahwa sebagai istri, kita bisa membuat suami kita lebih hebat, dan menjadikan rumah sebagai surga kebahagiaan bagi keluarga. Dan semoga saja stop sampai di Thailand untuk ketidak beruntungan dinikahi Swedish. Aku berharap ada tindak hukum yang bisa menjerat pelaku pernikahan main-main tersebut. Naudzubillahi ....

26.12.11

God Jul !!!

Sweden bukanlah negara yang religius. Tapi pada saat bulan Desember datang , banyak sekali orang bersuka cita untuk merayakan Natal. Bukan untuk menghadiri acara keagamaan di Gereja , at least keluarga Miku yang aku tahu begitu.Dan rakyat Swedia mengadakan acara natal pada tanggal 24 Desember, maka dari itu mereka menamakannya Christmast Eve atau Julafton dalam bahasa Swedianya. Kami menikmatinya dengan acara kumpul keluarga , saling tukar kado antar anggota keluarga. Dan itu sangat mengasyikkan. Beberapa kado aku dapat dari Miku. So sweet ..... !
maaf kadonya terbalik
Juga kado dari mertua dan adik iparku. Kami juga memberikan beberapa kado untuk mereka. Meskipun tidak begitu mahal tapi kami harap sih bisa sangat bermanfaat buat mereka. Tapi yang paling penting adalah kebersamaannya. Dan aku sangat merasakan kehangatan yang diberikan keluarga baruku itu. Setelah makan malam, acara buka kado, main kuis dengan seluruh anggota keluarga yang dibagi menjadi 2 tim untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam Trivia Pursuit. Sayang sekali kebanyakan pertanyaannya seputaran Eropa saja. Jadinya ya cuma bisa bengong. But, lucky me, punya suami yang pintar dan bisa menjawab sebagian besar pertanyaan dan membuat tim kami menang.