Topik tentang Breivik ini lagi santer dibicarakan di berbagai media di Eropa, mungkin juga di Indonesia. Sebetulnya aku agak ga ngerti juga bagaimana kronologisnya secara detil, tapi karena berulang kali dibicarakan di sekolah, akhirnya nyantol juga dan nyadar sangat kejamnya si Breivik ini, juga gila kalau kubilang. Sebuah alasan yang tak bisa diterima dengan nalar bahwa dia menyatakan dirinya akan dianggap pahlawan yang menyelamatkan Norwegia dengan membersihkan keberagaman kultur yang masuk. Rasis sekali bukan ? Berbanding terbalik dengan negaraku tercinta Indonesia yang malahan bangga dengan keberagaman kultur.
Sebenarnya apa ya kepuasan yang didapat orang - orang tersebut setelah membunuh orang ? Kok ya menghabiskan energi untuk hal yang tidak perlu dilakukan. Bukannya lebih indah jika menjalin silaturahmi antar sesama ?
Jika ada seseorang diantara kalian yang berniat untuk membunuh sesorang, pastikan alasan kalian itu tepat. Karena ujung - ujungnya yang rugi kalian sendiri. Akan lama menghabiskan waktu hingga tua di balik terali besi, kebebasan terbatas.